Tentang Kami

Dalam konteks partisipasi Universitas Hasanuddin dalam proyek TUNE, inisiatif ini selaras dengan komitmen global di bawah Agenda 2030, di mana pekerjaan yang layak diposisikan sebagai pendorong sekaligus hasil dari pembangunan berkelanjutan. Arah ini semakin diperkuat oleh deklarasi ASEAN pada tahun 2018 untuk mempromosikan pekerjaan ramah lingkungan sebagai jalan menuju pengurangan dampak lingkungan melalui transformasi ketenagakerjaan. Sejalan dengan proyeksi dari Organisasi Buruh Internasional, transisi menuju dekarbonisasi diperkirakan akan menciptakan hingga 24 juta pekerjaan ramah lingkungan pada tahun 2030, dengan porsi yang signifikan muncul di Asia.

Program TUNE di Universitas Hasanuddin dilaksanakan sebagai respons strategis terhadap agenda-agenda global dan regional tersebut, dengan fokus pada reformasi pendidikan tinggi melalui integrasi pendidikan pekerjaan ramah lingkungan. Inisiatif ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi yang berkelanjutan secara lingkungan dan relevan secara ekonomi, sekaligus memperkuat sistem bimbingan karier dan mekanisme penempatan kerja guna mendukung transisi ke sektor-sektor ramah lingkungan. Selain itu, TUNE mendorong peningkatan kurikulum dan pengembangan kapasitas untuk memastikan lulusan siap menghadapi masa depan yang berkelanjutan dan inklusif.

Di tingkat kelembagaan, TUNE Unhas menekankan pada penguatan kolaborasi antara dunia akademis dan industri guna menyelaraskan hasil pendidikan dengan kebutuhan tenaga kerja secara lebih baik. Proyek ini disusun berdasarkan beberapa komponen utama, antara lain analisis kapasitas dan pelatihan, penguatan kelembagaan, pengembangan strategis di tingkat ASEAN, serta penjaminan mutu, visibilitas, dan manajemen proyek yang efektif. Secara kolektif, komponen-komponen ini mendukung terciptanya dampak jangka panjang dan berkelanjutan dalam transformasi pendidikan tinggi.

Selain itu, TUNE berkontribusi dalam meningkatkan akses terhadap pendidikan berkualitas, terutama bagi kelompok yang kurang terwakili, sekaligus memperkuat relevansi pengajaran dan penelitian terhadap kebutuhan sosial dan ekonomi. Melalui pendekatan ini, Universitas Hasanuddin tidak hanya berperan sebagai penyedia pengetahuan, tetapi juga sebagai penggerak nilai-nilai sosial-ekonomi dan lingkungan. Pada akhirnya, TUNE mendukung lembaga pendidikan tinggi ASEAN dalam mengembangkan kurikulum yang adaptif, menumbuhkan kompetensi antarbudaya, dan menghasilkan lulusan dengan keterampilan hijau yang kuat, sehingga meningkatkan daya saing di tingkat nasional dan internasional serta berkontribusi pada masa depan regional yang lebih berkelanjutan.